projek layanan struktur audit struktur di bukit tinggi

Project Layanan Struktur Audit Struktur

Jasa Audit Struktur, Audit Struktur, Dalam Jasa Bentuk pemeriksaan terhadap bangunan gedung dicoba sebelum dilakukan perubahan bentuk, yaitu: 

Perubahan bentuk bangunan mirip dengan:

  • penyusutan pondasi atau lantai, keruntuhan batang tulangan atau ditemukannya pola retak pada bentuk bangunan, atau
  • kunjungan karena kebakaran, banjir, angin topan atau dari perubahan arsitektur (pemasangan atau penggantian bangunan).
baca juga : Audit StrukturPengujian bentuk jasa audit yang diterapkan sesuai dengan bangunan yang dihitung berdasarkan umur bangunan dan pengawasan terhadap perubahan yang ada dan adanya penerapan formulir atau adanya Kekhawatiran yang mempengaruhi bentuk. Struktur Layanan AudittSesuai dengan desain reverse control dan juga perbaikan bangunan, ditemukan metode visual retakan pada piringan gelap lantai yang menyebabkan kebocoran di beberapa area di ruang kegiatan, hingga dilakukan studi teknis yaitu bentuk audit gedung dengan metode global pada bagian form untuk memperkirakan energi fisik yang ada. pada perubahan dan penyempurnaan desain untuk penguatan bentuk bangunan.Dari hasil pengendalian tersebut ditentukan sistem perbaikan yang efisien, wajar dan ekonomis sesuai dengan keinginan dan suasana yang ada. Struktur Layanan AuditBertindak seperti batu yang dicoba dalam menguji kelayakan suatu bangunan dilihat dari kualitas bangunan yang ada. Pengujian kualitas batu yang ada dapat dicoba dengan 2 aturan yaitu aturan destruktif dan non destruktif. Aturan metode yang dicoba dipelajari ini adalah tanpa aturan metode Non-destruktif seperti memakai perangkat Ultrasonic Pulse Velocity dari lab Proceq Type Pundit+ (mengganggu bentuk bangunan).Gedung ini merupakan salah satu gedung yang terletak di kawasan khusus di Indonesia, dimana pemrograman dan konstruksinya misalnya dari 25~30 tahun setelah itu dan sampai sekarang masih digunakan sebagai kegiatan bisnis perkantoran atau aspek bisnis lainnya.Dengan metode scope outline yang dilakukan dalam bentuk studi audit gedung terhadap posisi gedung dinyatakan:Kontrol bentuk visual bangunan dengan metode outline.Merekam dan mengukur bentuk bentuk (kolom, batang & cakram lantai).

Mengapa membutuhkan audit struktur

Dalam layanan struktur audit pada bangunan yang dibuat setelah perubahan fungsi struktural, yaitu:
  • Perubahan dalam struktur bangunan seperti:

Fondasi atau penurunan lantai, kerusakan balok atau penemuan pola retak pada elemen struktur bangunan, atauKunjungan terjadi kebakaran, banjir, paparan tornado atau dalam hal perubahan arsitektur (penambahan atau perubahan bangunan).
  • Uji layanan struktur audit sebagai kelayakan bangunan karena usia dan kontrol konstruksi, perubahan dalam peraturan yang ada dan rencana untuk menambah struktur atau adanya hal -hal yang mempengaruhi struktur. Pentingnya Audit Struktur

Bangunan ini adalah salah satu bangunan di area tertentu di Indonesia, di mana perencanaan dan konstruksinya misalnya selama 25 ~ 30 tahun dan masih digunakan sebagai kantor komersial kantor atau kegiatan komersial lainnya. 

Manfaat Audit Struktur Untuk Bangunan

Cara Tepat Untuk Identifikasi Penyimpangan StrukturAudit Struktur merupakan langkah terbaik untuk melakukan identifikasi kerusakan pada struktur bangunan secara menyeluruh sehingga tidak ada bagian yang terlewati. Dengan begitu ketika salah satu bagian bangunan terindikasi mengalami kerusakan bisa segera diperbaiki.

Menekan Biaya Operasional

Dengan melakukan audit maka bangunan akan terhindar dari kerusakan yang lebih besar. Tentunya hal ini sangat berdampak terhadap biaya operasional Gedung yang menjadi lebih efisien.

Penilaian secara Valid

Audit struktur bangunan dilakukan oleh seorang tenaga ahli professional di bidang  sehinga penilaian kerusakan dan penyimpangan pada  bangunan bisa ditetapkan dengan benar.

Berikut ini Mekanisme Audit Struktur Bangunan

1. Perencanaan 2. Persiapan Alat 3. Pengumpulan Data dan Pemeriksaan Awal 4. Pemeriksaan Secara Visual 5. Pemeriksaan Geometris Awal 6. Pemeriksaan Geometris Lanjutan 7. Pemeriksaan Lendutan Lantai dan Balok 8. Pemeriksaan Susunan dan Dimensi Tulangan serta Tebal Selimut pada Beton 9. Pemeriksaan Kekuatan Permukaan Beton 10. Pemeriksaan Kualitas Homogenitas Penampang Beton dan 11. Intensitas Retakan dengan alat UPV (Ultrasonic Pulse Velocity) 12. Pemeriksaan ketebalan Baja 13. Pemeriksaan Kekerasan Baja Tulangan 14. Pemeriksaan Kualitas Las 15. Pemeriksaan Laju Karbonasi 16. Pemeriksaan Kapasitas Pelat Lantai Terpasang 17. Pengujian Microtremor 18. Pemeriksaan Kondisi Pondasi Terpasang dan Pengukuran Benda Tertanam Dalam Penampang Beton 19. Pemeriksaan Kualitas Pondasi 20. Evaluasi Kehandalan Struktur 21. Pengujian dan Monitoring Pasca Perbaikan

Leave a Comment